Berikut update perang Rusia vs Ukraina hari ke 599, Minggu (15/10/2023). Kepala administrasi militer Kota Avdiivka, Vitaliy Barabash mengatakan Rusia terus mengerahkan pasukan baru untuk menyerang kota tersebut di bagian Ukraina timur. Hal ini membuat pertempuran di bagian Timur Ukraina semakin memburuk.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy pun berterima kasih kepada pasukan yang telah menjaga garis pertahanan. Sementara itu, Rusia mengklaim telah menjatuhkan dua drone Ukraina. 10 Hasil Survei Capres 2024 Terbaru Jelang Debat Terakhir
Catat 3 Survei Elektabilitas Capres 2024 Jelang Debat Pilpres 2024 Terakhir, Siapa Paslon Terkuat? Kunci Jawaban PKN Kelas 9 Halaman 111, Berita Soal Perjanjian Malino Jakarta Sengit, Cek 3 Survei Elektabilitas Pilpres 2024 Terbaru, Terjawab Capres Terkuat di Ibu Kota Halaman 4
Kunci Jawaban IPA Kelas 9 SMP Halaman 48 dan 49: Uji Kompetensi Uraian Halaman all Kepala administrasi militer, Vitaliy Barabash mengtatakan pertempuran sengit di bagian timur Ukraina terus berlanjut. Saat ini, Rusia terus mengerahkan pasukan baru dalam upaya mengepung Kota Avdiivka.
Barabash menambahkan penembakan terjadi begitu dahsyat sehingga kru darurat tidak dapat mengevakuasi korban tewas di reruntuhan bangunan. Baik Rusia maupun Amerika Serikat menggambarkan peningkatan kekerasan di sekitar Avdiivka sebagai serangan baru Rusia. Menurut Barabash, para pasukan Ukaina melakukan penyerangan dengan semua yang dimiliki.
“Mereka menyerang dengan semua yang mereka miliki. Terjadi penembakan, artileri, beberapa peluncur roket, mortir dan banyak pesawat terbang,” kata Barabash. Sementara itu, penduduk yang masih tinggal di Avdiivka sebanyak 1.620 orang. Dalam pidato regulernya, Zelensky berterima kasih kepada pasukannya yang telah mempertahankan negaranya.
"Saya berterima kasih kepada semua orang yang mempertahankan posisi mereka dan menghancurkan pasukan Rusia," kata Zelensky. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dua drone tersebut ditembak oleh pasukannya di Laut Hitam dekat kota resor Sochi di selatan pada Sabtu pagi. Wali Kota, Alexei Kopaigorodskyi mengatakan tidak ada korban jiwa akibat penembakan drone tersebut.
Selain itu, kerusakan juga tidak terjadi di kota tersebut. Menurut seorang jenderal penting Ukraina, pertempuran ini semakin memanas seiring pasukan Rusia yang terus menyerang daerah tersebut. Tujuan para pengunjuk rasa kembali berkumpul adaah untuk menentang penyalahgunaan dana anggaran dan memberikan penghormatan kepada tentara Ukraina yang tewas atau terluka dalam perang.
Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan sejak mengalami serangkaian serangan di bulan Agustus dan September, armada Laut Hitam Rusia semakin memperkuat pertahanan. Dalam pembaruan intelijen terbarunya, kementerian mengatakan BSF telah merelokasi banyak aset prestise. Pembaruan juga dilakukan untuk kapal dan kapal selam.
Kedua amunisi perang tersebut ditambah dengan kemampuan terbaru yaitu rudal jelajah. Kapal dan kapal selam akan dikirimkan dari Sevastopol ke wilayah operasi dan pangkalan di timur, seperti Novorossiysk. Para ajudan mengatakan ini merupakan langkah yang diambil ketika tekanan terhadap para pengkritik Kremlin meningkat.
Menurut Ivan Zhdanov, langkah ini merupakan upaya untuk mengisolasi Navalny sepenuhnya.