Skip to content

NgobrolKUY.com

Ngobrolin Berita Hangat Terkini

Menu
  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Menu

Tentara Ukraina Semakin Frustrasi, Misi Komandan Dianggap Sebagai ‘Bunuh Diri’

Posted on Desember 17, 2023

Tentara Ukraina semakin frustrasi dengan misi misi merebut kembali wilayah mereka. Mereka dianggap tak bisa melawan kekuatan besar Rusia karena sumber daya yang terbatas, baik jumlah tentara dan senjatanya. Misi yang dilakukan pun menjadi bumerang dan membuat kerugian sendiri.

Tidak sesuai dengan pernyataan optimisme Presiden Volodymyr Zelensky, tentara Ukraina semakin frustrasi dengan perintah perintah para komandannya. Serangan serangan yang dilancarnya di Sungai Dnieper dianggap sebagai misi bunuh diri, yang mengakibatkan banyak korban jiwa yang bertentangan dengan klaim yang dibuat oleh pejabat pemerintah. Kondisinya sangat sulit sehingga setengah lusin orang yang terlibat dalam pertempuran di sepanjang Sungai Dnieper setuju untuk menceritakan kisah mereka kepada New York Times (NYT) dikutip dari Russia Today.

“Ini bahkan bukan perjuangan untuk bertahan hidup,” kata salah satu tentara dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada hari Sabtu (16/12/2023). Tentara Ukraina Semakin Frustrasi, Misi Komandan Dianggap Sebagai 'Bunuh Diri' 10 Hasil Survei Capres 2024 Terbaru Jelang Debat Terakhir

Inggris Ingin Kerahkan Tentara NATO ke Ukraina, Malah Disebut Bisa Jadi Misi Bunuh Diri Jakarta Sengit, Cek 3 Survei Elektabilitas Pilpres 2024 Terbaru, Terjawab Capres Terkuat di Ibu Kota Halaman 4 Ukraina Kekurangan Tentara Muda

Kunci Jawaban IPA Kelas 9 SMP Halaman 48 dan 49: Uji Kompetensi Uraian Halaman all “Ini adalah misi bunuh diri.” Surat kabar tersebut menggambarkan serangan melintasi sungai sebagai “brutal dan sia sia.”

Pasukan Ukraina diserang di tepi sungai atau di perairan, bahkan sebelum mereka mencapai seberang. Meskipun para komandan menolak sebagian besar permintaan media untuk mengunjungi pasukan di wilayah tersebut, rekaman drone di wilayah tersebut memverifikasi laporan pasukan yang diwawancarai, kata outlet media AS. Serangan udara Rusia mengubah tepi sungai menjadi “kumpulan lumpur dan serpihan pohon,” kata NYT. Salah satu tentara mengatakan pasukan baru yang tiba di tepi timur harus melangkahi mayat marinir yang tersangkut lumpur.

Beberapa jenazah telah ditinggalkan di sana selama berbulan bulan karena penembakan yang terlalu intensif untuk diambil. “Orang orang yang berakhir di sana tidak siap secara psikologis,” kata tentara tersebut. “Mereka bahkan tidak mengerti kemana tujuan mereka. Mereka tidak diberitahu oleh perintah yang [mengirim] mereka ke sana.” Dia menambahkan bahwa dia belum pernah melihat sesuatu yang begitu dahsyat dalam pertempuran sengit lainnya di Ukraina, termasuk pertempuran tahun lalu di Artyomovsk (disebut Bakhmut di Ukraina).

“Itu sangat boros.” Marinir menyatakan rasa frustrasinya karena hanya laporan optimistis mengenai serangan balik Ukraina yang dilaporkan ke publik. Misalnya, Zelensky mengklaim bahwa pasukan Kiev telah memperoleh pijakan di tepi kiri sungai. “Tidak ada yang namanya pos atau posisi observasi,” kata seorang tentara. “Tidak mungkin mendapatkan pijakan di sana. Tidak mungkin memindahkan peralatan ke sana.”

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Kamis bahwa para pemimpin Ukraina pada dasarnya mengirim pasukan mereka untuk “dimusnahkan” ketika mereka mencoba untuk maju menuju tempat berpijak kecil di sisi sungai yang dikuasai Rusia. Dia mengatakan rezim Zelensky semakin putus asa setelah serangan balasan musim panas yang gagal, mengirim pasukannya ke “tempat pembantaian” di sepanjang Dnieper. Pasukan Ukraina telah menderita lebih dari 125.000 korban jiwa sejak bulan Juni, ketika serangan balasan mereka dimulai, menurut Kementerian Pertahanan Rusia.

Zelensky telah mencoba memberikan gambaran indah tentang hasil pertempuran Ukraina saat ia melakukan perjalanan keliling dunia untuk mencari lebih banyak bantuan militer dan ekonomi. Paket bantuan besar dari AS dan UE terhenti dalam beberapa pekan terakhir di tengah meningkatnya penolakan masyarakat.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Perbedaan WiFi 2.4 GHz dan 5 GHz pada Konfigurasi Router
  • 4 Cara Mengatasi Darah Rendah dengan Mudah, Wajib Lakukan!
  • Jasa Pendaftaran Merek Surabaya Murah & Cepat, Cocok untuk UMKM
  • Cara Mengatasi Rambut Mengembang Agar Mudah Diatur
  • Inilah Fitur AI Canggih Pada Oppo Reno12 Series

Kategori

  • Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Seleb
  • Uncategorized

Arsip

  • Desember 2025
  • Juli 2025
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
Banner BlogPartner Backlink.co.id
Seedbacklink
©2026 NgobrolKUY.com | Design: Newspaperly WordPress Theme