Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkap sulitnya produk usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masuk ritel modern seperti mini market. Ia mengatakan, produk UMKM terhalang oleh kapasitas produksinya yang sedikit, sehingga tidak bisa masuk ke dalam sistem inventory ritel modern. "Produk UMKM itu rata rata problemnya kapasitas produksinya sedikit. Sehingga kalau masuk ke inventory system itu untuk wilayah satu kabupaten itu nggak mampu," kata Teten di kantor KemenKopUKM, Jakarta, Rabu (12/7/2023).
Teten lalu mencontohkan bagaimana produk UMKM bisa diperjualbelikan di ritel modern. Ia menyebut mini market Toko Milik Rakyat (Tomira) yang ada di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. "Di Kulon Progo itu ada koperasi Tomira. Setiap ritel modern yang buka cabang di sana diizinkan, tapi harus kepemilikannya koperasi Tomira," ujar Teten. "Saya berkunjung ke toko tokonya itu ada produk UMKM lokal dijual, tapi tidak masuk ke inventory nasional nya. Dipisahkan. Ada rak sendiri," lanjutnya.
SERING Kesemutan di Tangan dan Kaki? dr Zaidul Akbar Bagikan Resep Cara Mengobatinya Pembelaan Lolly Dituding Kebanyakan Main Media Sosial Survei Capres 2024 Terbaru Hari Ini, Elektabilitas Paslon Terkuat Naik Lagi Jelang Pemungutan Suara
Harga HP Samsung A54 5G Makin Terjangkau di Februari 2024, Hp Spek Cadas Kebanggaan Reviewer Survei Terbaru, Elektabilitas Capres Terkuat Sudah Lampaui Magic Number, Pilpres 2024 1 Putaran Halaman 4 "Dia Marah dan Jengkel" Erik Ten Hag Ungkap Kondisi Rasmus Hojlund, Kini Makin Gacor di Man United
Hasil Survei Elektabilitas Capres Terkini 15 Hari Jelang Pemungutan Suara, Pilpres 2024 1 Putaran? Kunci Jawaban IPA Kelas 9 SMP Halaman 48 dan 49: Uji Kompetensi Uraian Halaman all Maka dari itu, Teten menyebut akan mencoba membuat sebuah percontohan (modelling) di mana produk UMKM dapat mensuplai stok ritel modern.
Mini market yang menjadi modelling adalah Koperasi Pegawai Departemen Koperasi (KPDK) Mart. KPDK Mart merupakan mini market sekaligus koperasi karyawan yang didirikan di lingkungan kantor KemenkopUKM. "Nah, kita exercise nya coba inventarisir produk produk UMKM yang kapasitasnya cukup besar produknya, dekorasi packaging nya bagus, sehingga bisa mensuplai secara teratur untuk skala yang besar," kata Teten.